Luar Biasa! Begini Kepribadian Melankolis Itu

Binkalogi - Pandemi seperti ini, bermacam tanggapan orang menyikapinya. Ada yang ketakutan, ada yang menganggap remeh. Orang-orang di sekitar saya misalnya, cenderung cuek bebek saja saat diingatkan tentang adanya Covid19. Malah ada yang bilang ini buatan pemerintah. Alhasil, saat ini di desa tetangga ada yang sudah positif Covid19. Barulah kalang kabut.
Di tengah pandemi seperti ini, kita kerap menemui rekan yang super prosedural. Kadang jika kita tidak mencuci tangan sebelum masuk kantor, ia tak segan menegur. Juga kelengkapan diri seperti masker yang kadang tidak sengaja tertinggal. Meski tidak kontan mengkritik kealpaan kita, ia terlihat risih. Ciri seperti ini melekat pada orang yang berkepribadian melankolis. Meski belum tentu juga sih orang yang seperti itu benar-benar melankolis.
Pada dasarnya pemilik kepribadian melankolis adalah sosok yang introvert, pemikir dan cenderung pesimis. Ini kata Florence Littauer ya. Ia sosok yang bergerak dan bekerja dengan sangat sistematis.
Jangan terlalu berharap orang yang melankolis akan melakukan lompatan tahapan saat bekerja. Ia cenderung tidak mau mengambil jalan pintas. Sebab orang melankolis selalu ingin menghasilkan sesuatu dengan sempurna alias perfecto. Bahkan untuk kegiatan sekecil apapun.
Dalam buku Personality Plus, Littauer menggambarkan bahwa suaminya yang bernama Fred adalah sosok yang melankolis. Fred sangat suka kegiatan cuci piring dimana sebagian orang menghindari pekerjaan itu. Ia membersihkan satu persatu piring dengan suka cita. Bahkan sempat mengoreksi bahwa istrinya melakukan 42 gerakan yang tidak perlu saat menyuci piring.
Nah ini salah satu contoh orang yang melankolis. Jadi kalau ada teman anda yang suka bersih-bersih dan ingin hasilnya sempurna, anda harus bersiap-siap tersenggol standar tinggi yang dimilikinya.
Yaps! Ciri lainnya dari melankolis adalah standar tinggi dalam menjalankan sesuatu. Tidak cukup asal jadi. Ia ingin hasilnya sempurna. Sebab itu jika hasil pekerjaannya ada yang kurang, ia akan melakukan review atas hasil pekerjaannya itu. Ia akan evaluasi dan memastikan tidak akan terjadi kesalahan yang kedua kalinya. Sekecil apapun kesalahan itu.
Perilaku yang seperti ini membuat melankolis dikenal sebagai sosok yang serius dan tekun. Bisa saja ia kalah cerdas dengan rekan sejawatnya. Tapi ia bisa memastikan akan melampaui menyaingi rekan-rekannya dengan ketekunan dan kegigihan.
Lalu kata apa yang cocok untuk melankolis? IDEALIS. Kata itu sangat tepat untuk orang yang melankolis. Ia ingin semuanya ideal. Jika tidak ideal, ia akan berusaha agar menjadi ideal. Hebatnya, ia tidak akan meninggalkan apa yang sudah ia mulai kerjakan. Jadi jika ia sudah menjalankan sesuatu, ia tidak akan berhenti sebelum selesai.
Sebab itu akan sangat menyenangkan sekaligus mendebarkan memiliki rekan melankolis. Senang karena pekerjaan yang kita lakukan bersama pasti ada hasilnya. Namun mendebarkan karena jika ingin cepat selesai, ia justru menjadi rekan kerja yang tidak ingin main serobot. Pasti berhasil! Tapi tetap harus berproses sesuai dengan prosedur yang ada.
Menarik bukan?

No comments:

Post a Comment